Image by Pixabay

Table of Content:

1. Pengertian SEO.

2. Apa itu SEO Specialist.

3. Jenis-Jenis Keyword.


1. Pengertian SEO

 Sebelum mengenal jenis-jenis SEO, penulis akan mengingatkan lagi bahwa SEO adalah singkatan dari Search Engine Optimization.

Dimana SEO merupakan teknik mengoptimisasi website untuk berbagai tujuan salah satunya adalalah agar website mendapat ranking teratas di SERP (Search Engine Result Page).


2. Apa itu SEO Specialist

 SEO Specialist adalah sebuah profesi yang berkutat pada optimisasi mesin pencarian untuk hasil pemasaran yang lebih baik, sesuai ujaran Brain Station

 Seorang SEO Specialist bertanggung jawab dalam membuat strategi konten yang akan diisi keyword atau phrase untuk meningkatkan kunjungan website dan meningkatkan ranking pencarian perusahaan di berbagai mensin pencarian seperti Google, Bing, dan Yahoo.


3. Jenis-Jenis Keyword SEO

 Berbicara tentang SEO, kita juga berbicara mengenai Keyword atau kata kunci yang merupakan kata-kata ataupun kalimat yang digunakan pencari ketika ingin menemukan informasi.

 Berikut adalah penjelasan lebih detail mengenai masing-masing jenis keyword untuk SEO.

Keyword berdasarkan search Intention

1. Informational

 Jenis Keyword ini digunakan untuk sebuah konten yang berisi informasi mengenai topik atau produk tertentu. Contoh: Belajar Search Engine Optimization

2. Transactional

 Sesuai namanya, keyword jenis ini biasanya digunakan untuk konten dengan tujuan transaksi dimana pencari informasi sudah mengetahui dan akan membeli produk. Contoh: Kelas Search Engine Optimization.

3. Navigational

 Keyword jenis ini hampir sama dengan Branded keyword dimana biasanya keyword menyebutkan nama brand atau produk yang dimiliki.

 Pencari informasi dengan keyword jenis ini ingin mengetahui lebih lanjut tentang brand atau produk yang dicarinya. Contoh: Ubersuggest SEO tool


Keyword berdasarkan panjang kata

1. Short-tail Keyword

 Biasanya jenis Keyword ini hanya memiliki 1-2 kata. Karena hanya memiliki 1-2 kata, maka akan semakin umum dan semakin banyak juga orang lain menggunakan keyword yang sama sehingga akan sulit berada di ururtas teratas SERP karena sifatnya kompetitif.

 Contoh: Digital Marketing

2. Long-tail Keyword

 Sesuai namanya, long-tail Keyword memiliki jumlah kata yang lebih panjang daripada dua jenis kata kunci sebelumnya.

 Long-tail Keyword memiliki topik dan target audiens yang spesifik. Otomatis volume pencarian akan sedikit dan memungkinkan konten kita memiliki ranking teratas. Contoh: Strategi Digital Marketing Mendatangkan Traffic


Keyword berdasarkan event

  1. Seasonal

   Penggunaan Keyword ini biasanya pada saat adanya event besar saja. Contoh: Rekomendasi Baju Lebaran 2022


  2. Evergreen

   Berbeda dengan seasonal, keyword jenis ini digunakan untuk konten yang everlasting atau tetap relevan tanpa batas waktu dimana informasi yang disampaikan bisa digunakan dalam jangka waktu yang lama.

Contoh: Cara Merawat Sepatu Suede


 Itulah jenis-jenis keyword yang bisa kamu gunakan dalam pembuatan konten.


 Ingat! Sebelum membuat konten, kamu WAJIB melakukan research keyword terlebih dahulu yang cocok dengan topik bahasanmu.

Post a Comment