Call to action
Sering disebut CTA, Call To Action adalah salah satu kata atau kalimat yang digunakan untuk memotivasi, merangsang, atau meminta seseorang untuk melakukan satu tindakan atau satu aksi.
Dimana kita bisa meletakan CTA? Kamu bisa menggunakannya dalam 3 tipe:
1. Button atau tombol
2. Hyperlink text
3. Plain text atau sebuah teks biasa
Gimana cara membuat CTA?
Banyak sekali tips dan cara-cara membuat CTA atau Call To Action. Saya lampirkan 4 best practice:
1. Gunakan strong word.
Simplenya adalah kata yang digunakan to the point dan jelas. Contoh: Buy Now, Shop Now.
2. Mixed.
Jangan terpaku pada CTA-CTA yang sudah pernah dibuat seperti Sign Up Now, Grab it Fast, Checkout Now. Blend sesuai dengan bisnismu.
Misal bisnismu adalah salon. Kamu bisa gunakan CTA: Treat Yourself Now, Shop The Look.
3. Sense of urgency.
Mostly, call to action dibuat untuk memberikan unsur urgency atau membuat orang FOMO dan biasanya hanya dalam bentuk plaint text atau teks biasa yang memperkuat konten tersebut.
Misal: "Berlaku Hanya Hari Ini".
4. Standout.
Call to action yang dibuat haruslah mudah dan gampang dilihat atau gampang dibaca.
Maka, penggunaan warna pada konten juga memiliki peranan penting. Jadi pastikan call to action yang kamu buat standout.
Contoh CTA dan penggunaannya
Kita tidak bisa memukul rata satu call to action akan works atau berhasil diterapkan di semua bisnis. Tidak.
Karena masing-masing bisnis memiliki karakter dan cara pendekatan masing-masing terhadap audience.
Selain itu, penggunaan CTA atau call to action juga tergantung pada tujuannya. Tidak selalu bisa CTA untuk menghasilkan konversi digunakan untuk konten subscribers.
Tentu, seperti disebutkan di atas bahwa penggunaan tergantung goals atau tujuan.
Berikut saya coba buat beberapa list penggunaan call to action:
1. Conversion
Bisnis yang menawarakan barang akan berbeda dengan yang menawarkan jasa dalam penggunaan CTA.
2. Traffic
3. Subscribers
Tujuan dari penggunaan CTA pada tahap ini adalah untuk collect data, memperbanyak lead atau calon konsumen.
Datanya apa? tergantung kebutuhan tetapi kebanyakan hanya nama lengkap dan email saja. Bisa juga digunakan untuk mengarahkan audience ke form submission.
- Get Access
- Send to me
- Join the hype
- Be the first
- Count Me In
- Free Access
- Get Exclusive Offer
Gunakan call to action yang ada di artikel ini sebagai contoh atau kamu bisa mix dengan kata-katamu sendiri.
Dan kamu juga bisa lakukan A/B testing untuk mengukur CTA mana yang lebih menghasilkan atau bisa memenuhi targetmu.
Terinspirasi untuk mulai mengubah CTA? Cobalah dan beri tahu saya hasilnya!
Sumber:
40 Call-to-Action Examples You Can’t Help But Click
How to Write an Effective Call to Action
The 8 Types of CTAs You Need to Have on Your Website

Posting Komentar